Penyerbuan Jerman ke Norwegia, Denmark, Polandia dan Finlandia

1.      Penyerbuan Jerman ke Norwegia dan Denmark.
 Penyerbuan Jerman ke negara Norwegia dan Denmark terjadi pada tahun 1940. Jerman melancarkan serangan laut dan udara ke wilayah Norwegia pada tanggal 9 April 1940. Dalam waktu yang sangat singkat, pasukan Jerman telah berhasil menaklukkan dan menduduki Oslo, Bergen, Trondheim, Stavagar, dan Narvik. Pasukan Norwegia saat itu dibantu oleh 2 negara sahabatnya yaitu Inggris dan Perancis, mereka sempat memberikan perlawanan yang sengit kepada Jerman yang menyerang dengan alat-alat tempur canggih untuk ukuran pada masa itu. Akan tetapi akhirnya Norwegia terpaksa menyerah kepada Jerman, hal itu terjadi pada pada tanggal 30 April 1940. Pemerintahnya kemudian melarikan diri ke kota London di negara Inggris untuk melanjutkan perlawanan dari pengasingan. Sementara itu, dalam waktu yang sama, Jerman juga mengerahkan pasukannya untuk menyerbu Denmark. Jerman yang saat itu memiliki pasukan dan peralatan tempur yang canggih juga dengan mudahnya menaklukkan Denmark.

2.      Alasan Penyerbuan Jerman ke Polandia dan Finlandia.
 Salah satu isi Perjanjian Versailles menuntut supaya Prusia Timur (salah satu daerah Jerman Timur) dipisahkan dari Jerman dengan Koridor Polandia sebagai pemisahnya. Di tengah-tengah koridor ini, terletak sebuah kota yang bernama Danzig yang berada di bawah penguasaan Liga Bangsa-Bangsa (LBB- sekarang PBB). Status kota Danzig adalah kota merdeka, tapi Hitler menuntut kota Danzig dimasukkan ke wilayah Jerman karena penduduknya berkebangsaan Jerman. Dilain pihak, Polandia menolak. Polandia justru mengadakan perjanjian dengan Inggris, Perancis, Rumania, dan Yunani untuk saling menjamin kemerdekaan di antara mereka. Hitler tidak mau kalah, dia menjawab perjanjian tersebut dengan cara mengadakan perjanjian dengan negara Rusia. Dalam perjanjian itu, Rusia menyatakan tidak akan menyerang Jerman. Hal inilah yang menjadikan alasan penyerbuan Jerman ke Polandia dan Finlandia. Hitler memulai Perang Dunia II dengan mengerahkan 1.700.000 pasukan yang didukung ratusan pesawat tempur dan persenjataan berat yang serba modern untuk ukuran saat itu. Jerman menyerbu Polandia pada tanggal 1 September 1939, dan dalam tempo singkat, sebagian besar daerah Polandia berhasil dikuasai oleh Jerman. Rusia yang telah bersepakat dengan Jerman merasa tidak aman lagi. Oleh sebab itu, Rusia pun menyerbu Polandia Timur pada tanggal 17 September 1939. Hanya dalam tempo satu bulan, tepatnya pada tanggal 27 September 1939, Polandia Timur dikuasai Rusia. Inggris dan Perancis yang telah menjamin kemerdekaan Polandia tidak mungkin lagi menolong Polandia dari kekalahan yang begitu cepat. Setelah Polandia menyerah, Rusia kemudian mengarahkan perhatian ke negara Finlandia. Rusia menyerbu Finlandia pada tanggal 30 November 1939. Rusia berhasil memaksa Finlandia untuk menerima suatu perdamaian yang disodorkan Rusia pada tanggal 12 Maret 1940. Dalam perjanjian itu, Finlandia terpaksa menyerahkan beberapa kotanya yaitu Karelian Isthmus, Viborg, Pangkalan AL Hangoe, dan sejumlah kepulauan Finlandia kepada negara Rusia.
3.      Ringkasan Jalannya Perang Dunia ke II.
 Ringkasan jalannya perang dunia ke II dapat dijelaskan seperti di bawah ini. Jerman menyerbu Polandia pada tanggal 1 September 1939, oleh sebab itu maka Inggris dan Perancis menyatakan perang terhadap negara yang dipimpin Hitler tersebut pada tanggal 3 September 1939. Pada tanggal 7 Desember 1941, Jepang melancarkan serangan mendadak ke Pearl Harbour yang merupakan pangkalan armada Amerika Serikat, setelah itu, dua sekutu Jepang, Jerman dan Italia juga menyatakan perang kepada Amerika Serikat. Sejak Amerika Serikat yang berada di pihak sekutu menyataan perang kepada Jepang, Amerika mulai terlibat perang. Hal itu terjadi pada tanggal 8 Agustus 1941. Pada awal berjalannya perang tersebut, Jerman berfikiran bahwa Rusia tidak akan menyerangnya karena pada tanggal 21 Agustus 1939, Jerman dan Rusia terikat pakta nonagresi (perjanjian untuk tidak saling menyerang). Karena perjanjian iru, Rusia mulanya dianggap sebagai salah satu negara Blok Sentral oleh pihak Sekutu. Setelah Jerman menyerang Rusia pada bulan Juni 1941, barulah negara-negara Sekutu membantu Rusia untuk menghancurkan Jerman di Front Timur. Jika kita tinjau dari waktu berjalannya perang (1939 -1945), maka peristiwa Perang Dunia II dapat dibedakan dalam tiga tahap. Ringkasan Tahap permulaan Perang Dunia ke II (1939-1942)  Pada tahap awal ini, negara-negara Sentral umumnya selalu menang di berbagai medan pertempuran melawan negara-negara Sekutu, mereka dapat hanya bertahan atau kalah. Ringkasan Tahap titik balik Perang Dunia ke II (1942) Tahap titik balik perang dunia ke II ditandai dengan: Kalahnya pasukan Jepang dalam pertempuran di Laut Karang (4 Mei 1942). Dipukul mundurnya Jerman dalam pertempuran di El Alamien oleh Jenderal Montgomery (12 Oktober 1942). Jerman mulai mendapat perlawanan dari tentara Rusia yang dipimpin Jenderal Gregory Zhukov dan kalah dalam pertempuran yang terjadi di Stalingrad itu pada tanggal 19 November 1942. Ringkasan Tahap akhir Perang Dunia ke II (1943-1945) Pada tahap akhir ini, negara-negara dari pihak Sekutu mulai melakukan serangan atau pukulan yang berakibat kekalahan pada pihak Blok Sentral. 



 

0 komentar:

Post a Comment