10 Racun Yang Digunakan Untuk Membunuh Orang

Racun pasti termasuk senjata paling ampuh di dunia. Hercule Poirot dan Sherlock Holmes tampaknya dapat memukau para penonton perihal Racun ini. Baik itu racun yang bisa dilacak maupun racun yang tidak bisa dilacak. Film tersebut Menceritakan tentang Misteri pembunuhan akibat racun. Dan ini hanyalah sebuah film, tapi bagaimana bila ceritanya menjadi kenyataan ?. Jika itu terjadi di dunia nyata, maka Anda telah menjadi pembunuh sejati !. (Mohon Maaf apabila kosakata Bahasanya kurang Pas, karena ini terjemahan dari Bahasa Inggris).
Berikut ini adalah daftar racun paling terkenal yang digunakan untuk membunuh orang sepanjang sejarah, yaitu :
1.      Hemlock atau Conium.
Hemlock atau Conium adalah tanaman berbunga yang sangat beracun yang berasal dari Eropa dan Afrika Selatan. Hemlock atau Conium adalah racun yang sangat populer bagi orang - orang Yunani kuno, yang menggunakannya untuk membunuh tahanan mereka. Untuk orang dewasa, konsumsi 100mg conium atau sekitar 8 daun tanaman berakibat fatal. Kematian akan terjadi dalam bentuk kelumpuhan, tubuh kaku tapi pikiran Anda sadar. Tubuh Anda tidak bisa merespons dan pada akhirnya sistem pernafasan dimatikan. Mungkin keracunan Hemlock yang paling terkenal adalah filsuf Yunani, Socrates. Dihukum mati karena ketidakadilan pada 399 SM, dia diberi infus Hemlock yang sangat terkonsentrasi.
2.      Aconite (Aconitum).
Aconite ada yang berqarna biru atau yang berqarna kuning. Aconite berasal dari tumbuhan monkshood. Juga dikenal sebagai wolfsbane, aconite hanya menyisakan satu tanda post - mortem, yaitu asfiksia, dimana efeknya menyebabkan fungsi jantung aritmia yang menyebabkan mati lemas. Keracunan bisa terjadi bahkan setelah menyentuh daun tanaman ini tanpa memakai sarung tangan karena sangat cepat dan mudah diserap. Karena sifatnya yang tidak bisa dilacak, racun ini sangat populer dan rapi sehingga seringkali tersangka bisa Lolos dari Pembunuhan. Contoh salah satu korbannya yang sangat terkenal adalah Kaisar Claudius. Kaisar Claudius dikatakan telah diracuni oleh istrinya, Agrippina, menggunakan aconite ketika makan jamur.
3.      Atropa Belladona.
Belladona adalah favorit para wanita!. Nama tanaman ini berasal dari bahasa Italia, yang berarti “wanita cantik”. Itu karena digunakan pada usia pertengahan untuk keperluan kosmetik. Kosmetik ini berupa tetes mata yang dilarutkan untuk melebarkan pupil, yang sangat berguna untuk membuat wanita bisa lebih menggoda. Juga, jika dengan lembut mengusap cek mereka, itu akan menciptakan warna kemerahan, apa yang sekarang dikenal sebagai blush!. Tanaman ini nampaknya cukup polos kan ?. Nah, sebenarnya, jika tertelan, satu daun pun akan mematikan dan itulah mengapa Belladona digunakan untuk membuat panah beracun. Buah dari tanaman ini adalah konsumsi paling berbahaya. 10 ( Sepuluh) dari buah beri yang menarik itu berakibat fatal.
4.      Dimethyl Mercury.
Dimethyl Mercury termasuk Racun pembunuh yang lamban masudnya Racun pembunuh lambat buatan manusia!. Tapi inilah yang membuatnya semakin berbahaya. Penyerapan dosis serendah 0.1ml saja telah terbukti fatal. Gejala keracunan mulai muncul setelah berbulan - bulan teracuni, yang pastinya sudah terlambat untuk pengobatan apapun. Pada tahun 1996, seorang profesor kimia di Dartmouth College, New Hampshire, menumpahkan satu tetes atau dua tetes racun di tangannya yang bersarung. Dimethyl mercury melewati sarung tangan lateks, gejalanya muncul empat bulan kemudian dan sepuluh bulan kemudian, dia meninggal.
5.      Tetrodotoxin.
Zat ini ditemukan pada dua makhluk laut yaitu Gurita Berkepala Biru dan Ikan Puffer. Gurita adalah yang paling berbahaya. Gurita sengaja menyuntikkan racunnya, sehingga Racun tersebut dapat membunuh dalam hitungan menit. Suntikan racunnya membawa cukup banyak racun yang bisa membunuh 26 orang dewasa dalam beberapa menit dan gigitannya seringkali tidak menimbulkan rasa sakit. Begitu banyak korban baru menyadari bahwa mereka telah digigit hanya pada saat kelumpuhan terjadi. Di sisi lain, Ikan Puffer hanya mematikan jika Anda memakannya, Tapi kalau sudah diolah dengan baik, maka racunnya mungkin bisa hilang.
6.      Polonium.
Polonium adalah racun radioaktif, pembunuh lambat tanpa obat. Satu gram polonium berenergi bisa membunuh sekitar 1,5 juta orang hanya dalam beberapa bulan. Kasus keracunan polonium yang paling terkenal adalah mantan mata - mata Rusia, Alexander Litvinenko. Polonium ditemukan di cangkir tehnya. Dosis 200 kali lebih tinggi dari dosis rata - rata median jika terjadi penyerapan. Dia meninggal dalam tiga minggu.
7.      Mercury.
Ada tiga bentuk merkuri yang sangat berbahaya. 
a.       Elemen merkuri adalah yang bisa Anda temukan di termometer kaca, tidak berbahaya jika disentuh, tapi akan mematikan jika terhirup. 
b.      Merkuri anorganik digunakan untuk membuat baterai, dan akan mematikan hanya bila tertelan.
c.       Merkuri organik ditemukan pada ikan, seperti ikan tuna dan ikan todak (konsumsi harus dibatasi sampai 170 g per minggu), namun dapat berpotensi mematikan dalam jangka waktu yang lama. Kematian yang terkenal karena merkuri adalah Amadeus Mozart, yang diberi pil merkuri untuk mengobati sifilisnya.
8.      Sianida.
Sianida tampaknya sangat populer. Mata - mata menggunakan pil sianida untuk membunuh diri mereka sendiri saat tertangkap. Di samping itu, ada banyak alasan untuk menggunaan Racun Sianida ini.
a.       Sianida bisa ditemukan dalam berbagai macam zat seperti kacang almond, biji apel, biji aprikot, asap tembakau, insektisida, pestisida dan daftarnya terus berlanjut. Kematian dalam kasus ini bisa jadi karena tidak disadari atau Kelalaian terutama bagi para Ibu Rumah tangga, seperti konsumsi Sayuran yang mengandung pestisida secara berlebihan dan terus menerus. Dosis Sianida fatal untuk manusia adalah 1,5 mg per kilogram berat badan. 
b.      Sianida adalah pembunuh yang cepat : tergantung pada dosisnya, kematian terjadi dalam waktu 1 sampai 15 menit. Juga bisa dalam bentuk gasnya yaitu hidrogen sianida. Sianida pernah digunakan oleh Nazi Jerman untuk pembunuhan massal di kamar gas selama Holocaust.
Bahan Pembuatan Cairan Sianida bisa berasal dari campuran : Sodium Nitrat, Amyl Nitrat, Sodium Thiosulfat, Potasium Sianida, Sodium Sianida.
9.      Botulinum Toxin.
Jika Anda menonton Sherlock Holmes, Anda akan tahu tentang racun yang satu ini. Toksin Botulinum menyebabkan Botulism, kondisi fatal jika tidak segera diobati. Ini mengakibatkan kelumpuhan otot, yang pd akhirnya menyebabkan kelumpuhan sistem pernafasan dan, akibatnya, kematian. Bakteri masuk ke tubuh melalui luka terbuka atau dengan menelan makanan yang terkontaminasi. Botulinum toksin adalah hal yang sama digunakan untuk injeksi Botox!.
10.  Arsenik.
Arsenik disebut juga "The King of Poisons" atau Raja Racun, karena kerendahan kadarnya dan potensinya. Racun Arsenik hampir tidak terdeteksi, sehingga sangat sering digunakan baik sebagai senjata pembunuhan atau sebagai elemen cerita misteri. Tapi sampai tes Marsh datang dan memberi isyarat akan adanya racun ini di air, makanan dan sejenisnya. Namun, raja racun ini telah membawa banyak kehidupan terkenal : Napoleon Bonaparte, George ke-3 Inggris dan Simon Bolivar, dll. Pada kondisi tertentu, arsenik, hampir mirip seperti belladonna. Arsenik digunakan oleh orang Victoria untuk alasan kosmetik. Beberapa tetes barang membuat kulit wanita berkilau dan pucat. Sempurna!.

 


0 komentar:

Post a Comment